Perlukah Pendidikan Seks untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)?

Perlukah Pendidikan Seks untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

Perlukah Pendidikan Seks untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)?

regusrl.com – Bunda, bagaimana nih jika menurut Anda sendiri, perlu tidak sih pendidikan seks atau seksual ini diberikan kepada anak berkebutuhan khusus atau ABK? Mungkin saja sebagian dari para orangtua dengan kebutuhan khusus tak menyarankan jika pendidikan seks tersebut diberikan kepada anak-anak dengan kebutuhan khusus tersebut tanpa dasar-dasar yang jelas yang mereka ketahui.

Perlukah Pendidikan Seks untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

Akan tetapi penting sekali untuk Anda ketahui lho bund, khususnya bagi Anda yang memiliki anak dengan kebutuhkan khusus atau pun bagi para guru maupun pendidik yang mengajar di sekolah dasar luar biasa, bahwasannya pendidikan seksual tersebut perlu sekali diberikan kepada anak-anak sejak usia dini, tidak terkecuali pada anak-anak dengan kebutuhan khusus tersebut. Akan tetapi sangat disayangkan sekali memang, pemberian pendidikan seksual ini pada anak berkebutuhan khusus masih sangat jarang sekali dilakukan. Banyak yang masih berpikiran bahwasannya pemberian pendidikan seks pada anak berkebutuhan khusus tersebut tak terlalu penting atau pun masih sangat tabu.

Pentingnya pendidikan seks untuk anak berkebutuhan khusus

Salah satu dari penyebab masih kurangnya pendidikan seks pada anak berkebutuhan khusus ini adalah dengan adanya mitos yang lagi berkembang di masyarakat bahwasannya anak berkebutuhan khusus tersebut tak mempunyai dorongan seks. Akan tetapi yang ada pada kenyataannya tak demikian lho. Menurut Lita Widya Hastuti, seorang psikolog mengatakan bahwasannya anak berkebutuhan khusus tersebut mempunyai hasrat seks yang sama dengan naka normal biasanya.

Oleh sebab itulah, anak dengan kebutuhan khusus ini juga mempunyai hak yang sama dengan anak normal lainnya untuk mendapatkan pendidikan seks. Pendidikan seks pada anak-anak ini tak melulu ada kaitannya dengan hubungan pasangan suami dan istri, akan tetapi juga mencakup pada beberapa hal lainnya seperti dengan pemberian pemahaman yang baik mengenai perkembangan fisik dan juga hormonal seorang anak serta memahami berbagai macam batasan social yang ada dalam bermasyarakat, begitu pun yang dikatakan oleh Dra Dini Oktaufik dari yayasan ISADD, yakni Intervention Service for Autism and Developmental Delay.

http://www.dosenpendidikan.com/34-nama-tarian-tradisional-di-indonesia-menurut-asal-daerahnya/ Selain hal tersebut, juga harus diketahui juga bagi para orangtua dan guru pendidik bahwasannya pemberian pendidikan seks pada anak berkebutuhan khusus ini juga bisa mendorong sih anak nantinya untuk jadi seseorang yang berkepribadi mandiri bila dewasa kelak. Bahkan apabila tidak diberikan pendidikan seks sejak usia dini, maka bisa memicu perilaku yang negative bagi sih anak itu sendiri. Contohnya saja sih anak mungkin saja akan mempunyai kebiasaan memegang bagian sensitifnya.

Nah, itulah tadi sekilas informasi yang dapat kami rangkumkan untuk Anda semuanya tentang pendidikan seks untuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Semoga saja bisa bermanfaat dan menginspirasi.

Baca juga artikel lainnya tentang desain rumah :