Sejarah Psikologi Pendidikan

Mengetahui Sejarah Psikologi Pendidikan

Regusrl.Com – Disiplin ilmu pendidikan tak hanya ada satu bidang. Ada banyak bidang disiplin ilmu pendidikan yang banyak berkembang dan memang sangat penting diketahui dan diamalkan oleh tenaga pendidik dan pengajar di Indonesia.

Salah satu disiplin ilmu pendidikan yang juga sangat penting dipelajari yaitu pendidikan psikologi. Memang masih menjadi cabang baru dalam disiplin ilmu pendidikan. Pendidikan psikologi ini juga dikenalkan oleh beberapa tokoh penting yang menjadi pemrakarsa adanya disiplin ilmu pendidikan psikologi ini diantaranya yaitu William James, Alfred Binet, John Dewey, B. F. Skinner dan juga John Locke. Dan di Indonesia sendiri juga ada beberapa tokoh yang sangat penting dalam bidang ini yaitu Ki Hajar Dewantara dimana ada tiga yang diajarkan oleh Ki Hajar Dewantara yaitu ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karsa dan tut wuri handayani. Psikologi pendidikan sendiri memang cabang pendidikan yang sangat berkembang pesat. Lalu seperti apa sejarah psikologi pendidikan ini, klik bahasainggrisoke.com/pengertian-rumus-dan-contoh-kalimat-simple-present-tense-terlengkap ?

Sejarah Psikologi Pendidikan

Tentang psikologi pendidikan, sebenarnya psikologi pendidikan tidak akan serta merta tumbuh sebagai ilmu sains sampai akhir abad ke 19. Karena itu filosof pendidikan pada umumnya memang memiliki minat atas psikologi pendidikan. Banyak pihak yang kemudian menyebut bahwa ada bapak psikologi pendidikan pada masanya. Dan bapak psikologi pendidikan yang dikenal yaitu Johann Herbart dimana beliau percaya bahwa minat siswa dalam suatu topik memiliki pengaruh yang sangat besar atas hasil belajar siswa yang bersangkutan. Karena itu pada masa Johann Herbart ini kemudian dipercaya bahwa guru perlu memperhitungkan tentang minat ini ketika menentukan jenis instruksi yang sesuai pada murid yang bersangkutan.

Kemudian setelahnya muncul psikolog filsuf William James yang membuat kontribusi besar atas ilmu psikologi pendidikan ini. Karya tentang psikologi pendidikan William James diterbitkan di tahun 1899 dengan judul Talks to teachers on psychology. Dan di waktu yang bersamaan, psikolog Perancis, Alfred Binet kemudian mengembangkan tes IQ yang dikenal dan mulai dirancang untuk dapat membantu pemerintah Perancis dalam mengidentifikasi anak – anak yang mengalami kelambatan perkembangan sehingga juga turut dimasukkan ke program pendidikan yang luar biasa. Dan baru – baru ini seorang psikolog pendidikan yaitu Benjamin Bloom mengembangkan taksonomi penting yang beliau rancang dalam menjelaskan tujuan pendidikan yang berbeda. Menurutnya ada beberapa tahapan penting pendidikan diantaranya kognitif, afektif dan psikomotorik.

Sementara di Indonesia sendiri, seorang psikologi pendidikan di Indonesia adalah Ki Hajar Dewantara. Mengenai pemahamannya pernah diutarakan bahwa prinsip belajar yang mendasar adalah “belajar bukan menanamkan pengetahuan tetapi menumbuhkan potensi anak. Pendidik tidak dapat mengubah kodrat anak karena pendidik hanya bisa mengarahkan kodrat tersebut agar lebih berkembang”.

Itulah informasi soal pendidikan yang Anda harus tahu. Sejarahnya sebenarnya lebih kompleks dari itu dan apa yang kami sampaikan diatas hanya garis besarnya saja.. Semoga informasi diatas tentang Sejarah Psikologi Pendidikan bermanfaat.

Baca Juga :